Hidup ini bagiku ibarat sehelai daun
Terjatuh di air sungai
Terbawa alirannya sampai kapan
Tersangkut di bebatuan licin berlumut
Atau terhalang ranting melintang
Kemudian terhanyutkan lagi
Sampai ke jeram berikutnya
Bilakah sehelai daun itu tiba
di penghujung air mengalir…?
Hidup itu ibarat ranting pohon yang mempunyai beberapa ruas cabang, mulai yang lurus dan bengkok ke kanan dan kiri, lalu dari masing-masing ruas tersebut masih mempunyai beberapa cabang lagi, ada yang dua, sepuluh, seratus dan ribuan bahkan sampai jutaan cabang...
BalasHapusYaa...Begitulah Sang Kholiq menggariskan hidup makhluk-Nya. Manusia adalah makhluk ciptaan-Nya yang mulia (sempurna) yang mempunyai akal fikiran dan perasaan, yang bisa memilah jalan yang lurus ataukah berbelok kekiri maupun kanan.
Bukan diamlah dalam berjalan, melainkan berjalanlah dalam diam....